Langsung ke konten utama

TUGAS REVIEW PENGELOLAAN SAMPAH DI TPS BANTAR GEBANG

TUGAS REVIEW VIDEO PENGELOLAAN SAMPAH DI TPS BANTAR GEBANG

 

Ditulis untuk Memenuhi Mata Kuliah Sistem Lingkungan Industri

 

Dosen Pengampu: Widhy Wahyani, S.T., M.M. 

 

 

 

Oleh : 

Raden Edwin Febi Wicaksono             1853006

 

 

 

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI D-III

 

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

 

INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL

 

MALANG 2021

 


PENGELOLAAN SAMPAH BANTAR GEBANG

Pengelolaan sampah Bantar Gebang awalnya ditangani oleh join operation antara PT. Godang Tua Jaya dengan PT. Navigat Organic Energy Indonesia namun kini telah dikelola oleh pemerintah provinsi D.K.I Jakarta, dibawah kelola Dinas Lingkungan Hidup. TPS ini semakin tertata tidak hanya perubahan dalam pengelolaan sampah namun juga dalam hal pekerja dari segi upah yang sesuai maupun pemberin jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, TPS Bantar Gebang telah memiliki 707 pekerja harian lepas. TPS ini masih belum memiliki intermedia treatment facility namun sampah dikelola dengan cara lain yaitu Sanitary Landfill dimana cara tersebut dapat menutupi sampah dengan tanah merah dan geo membran sehingga sampah menjadi padat/ambles ke tanah hal ini berguna agar sampah tidak longsor ketika hujan.

Pengelolaan sampah juga menerapkan teknologi IPAS (penyaring air dari sampah) dan juga menggunakan Power House (Gardu listrik) dimana mengubah gas metan pada sampah menjadi sumber energi listrik, tidak hanya itu di TPS Bantar Gebang sampah diolah menjadi pupuk kompos, sampah yang diolah merupakan sampah pasar dengan kapasitas produksi 40 ton/hari.

Peningkatan mutu di TPS ini terlihat dengan tidak adanya lagi antrian truk masuk/keluar, lalu kondisi truk juga dipastikan baik dan layak operasi. Kondisi truk juga diperhatikan dengan cara pencucian hal ini agar mengurangi bau dan memperpanjang masa pakai.

Penanganan manajemen transportasi truk sampah di TPS ini sudah berjalan baik,, dari sisi eksternal biro tata pemerintahan D.K.I Jakarta telah membantu pola kerja sama antar daerah seperti memberikan bantuan keuangan berupa kompensasi uang bau, serta membantu sarana dan prasarana infrastruktur. TPS ini juga memperbaiki jalur jalan yang dilalui truk sampah dengan anggarannya sendiri, kemudian melakukan penataan titik buang agar kondisi sampah tersusun rapi, dan juga membuka kembali saluran air yang awalnya ditutupi sampah. Saat ini pengelolaan sampah di Bantar Gebang berjalan dengan sangat baik.

Komentar